ARKIFM NEWS

Kapal Nelayan Labuhan Mapin Karam Di Perairan NTT, Tiga Nelayan Tewas

Alas Barat.Radio Arki- Tiga nelayan asal desa Labuhan Mapin, kecamatan Alas Barat, kabupaten Sumbawa ditemukan tewas di perairan Nusa Tenggara Timur (NTT), sementara orang lainnya dikabarkan masih dalam pencarian.

Nelayan meninggal dunia dan hilang saat kapal yang digunakannya tersebut karam karena dihantam oleh gelombang besar di perairan Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Untuk sementara korban yang sudah berhasil ditemukan masing-masing bernama Agus, Herman dan Ansal, namun ketiganya sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Sedangkan korban lainnya yang masih dalam pencarian adalah Alek dan Ifan.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun oleh www.arkifm.com, ada sembilan nelayan  yang berangkat dari Labuhan Mapin ke perairan NTT sekitar 22 hari yang lalu. Seperti biasa, kelima nelayan ini melaut ke perairan tersebut untuk mencari udang. Namum pada saat malam kejadian Senin malam (20/3)  lalu, tujuh dari sembilan nelayan yang berangkat bersamaan dengan kapal berukuran besar. Tujuh nelayan ini pergi menggunakan kapal kecil untuk mencari udang di perairan biasa tempat nelayan tersebut berlayar. Ironisnya, kapal kecil  tersebut dihantam gelombang besar dan karam. Dari tujuh nelayan tersebut tiga diantaranya tewas, dua orang hilang dan dua lainnya selamat.

Sementara itu, Camat Alas Barat, H.Junaidi, saat dikonfirmasi www.arkifm.com, Selasa(21/3) pagi tadi melalui seluler, membenarkan adanya kejadian tersebut. dan menyatakan rasa belasungkawa atas kejadian yang menimba warganya tersebut. ia pun berharap, agar warga bisa lebih berhati hati saat berlayar.

Ketiga mayat korban kapal nelayan karam tersebut diketahui  pertama kali ditemukan Rosi, salah satu anggota Polri asal Sumbawa yang bertugas di Nusa Tenggara Timur. akhirnya, yang bersangkutan berinisiat langsung mencari nomor telpon yang bisa dihubungi.

“ketiga jenazah tersebut rencananya akan dipulangkan Rabu (22/3) besok. Kami sudah melakukan komunikasi dengan juragan para korban. Jadi insya Allah jika tidak ada halangan, maka besok jenazah korban akan dipulangkan ke kediamannya, di labuhan mapin kec.Alas Barat.” terangnya.

“Untuk memastikan kepulangan ketiga jenazah tersebut, kita sudah komunikasi dengan Rosi (anggota Polisi asal Sumbawa). Dan dia nanti yang akan mengurusi dan mengantarkan jenazah ke sini (Mapin, Alas Barat).” Timpalnya. (Muhammad Agus. Radio Arki)

Related posts

Konflik Tanah Negara Di Talonang, Bupati KSB Pilih Sikap Begini

ArkiFM Friendly Radio

PM Australia Puji Islam dan Demokrasi di Indonesia

PERBUP Damkar Digodok,  Bakal Ada Sektor Damkar di Kecamatan

Leave a Comment