ARKIFM NEWS

Pemda KSB dan BNN Didorong Beri Edukasi Bahaya Narkoba Dari SD

Sumbawa Barat. Radio Arki – Maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sangat menghawatirkan. Pengguna narkoba tak hanya menyasar masyarakat umum, di kalangan pendidikan pun sangat menghawatirkan. Berdasarkan data yang dirilis BNN KSB, tercatat di tahun 2019 sudah ada dua orang siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) di KSB yang dinyatakan positif menggunakan narkoba. Sementara di tingkat SMP ada 9 siswa, dan ditingkat SMA sebanyak 31 siswa.

Tamparan keras dunia pendidikan pun semakin diperparah, ketika belum lama ini salah satu oknum guru di SDN yang ada di Taliwang diringkus Tim Reserse narkoba Polres Sumbawa Barat. Oknum guru tersebut, tak hanya diduga menggunakan narkoba, tetapi juga mengedarkan barang haram tersebut.

Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Kabar Bumi Sumbawa Barat, Marni Sulastri, SH mendorong agar soal peredaran narkoba menjadi atensi serius Pemda dan BNN KSB. Pemda KSB diminta mengecek setiap kantin yang ada di SD. Tak hanya itu, BNN juga diminta melakukan tes urine mulai tingkat SD.

“Kita dorong Pemda KSB melalui Dinas Kesehatan dan Dikpora untuk turun lapangan. Bisa diberi edukasi kepada siswa SD. Kita juga minta dicek kantin kantin sekolah dan jenis jenis makanan yang dijual dikantin tersebut. Tak hanya itu, BNN juga kita desak untuk menggelar tes urine mulai tingkat SD. Jika ada yang positif, bisa langsung di rehabilitasi,” ujar Marni Sulastri dalam rilisnya, belum lama ini.

“Saat ini kita butuh tindakan dan kerja nyata, bukan hanya sekedar retorika. Bagaimanapun juga, generasi emas kita harus segera di selamatkan,” tegas alumni IMM KSB tersebut.

Marni juga mengajak kepada semua lembaga sosial, untuk bekerjasama bahu membahu membuat berbagai kegiatan atau program yang berkaitan dengan bahaya narkoba. Termasuk dengan memberikan edukasi kepada orang tua siswa terkait ancaman bahaya narkoba.

“Kita bisa memberikan edukasi kepada orang tua dan masyarakat, akan ancaman bahaya narkoba. Karena bagaimanapun juga, orang tua dan masyarakat punya peran penting dalam menjaga dan melindungi anak anak kita dari ancaman barang haram tersebut,” ujarnya.

“Konkritnya, insyaAllah dalam waktu dekat Kabar Bumi bersama lembaga sosial lainnya, akan menggandeng BNN dan Dikes, memberikan edukasi di sekolah sekolah dan masyarakat tentang bahaya narkoba,” tukas Marni Sulastri. (Enk. Radio Arki)

Related posts

Menjenguk Pendidikan Politik Pilkada NTB

ArkiFM Friendly Radio

Diduga Salah Diagnosa, Kondisi Seorang Pasien Di RSUD AS-Syifa Kritis

ArkiFM Friendly Radio

Pengusaha Muda Jadi Menteri, Anggota HIPMI NTB Harap Jadi Motivasi

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment