BERITA NASIONAL

TGB Jabat Komisaris Bank Syariah Indonesia

Foto: TGB (Doc. Republika)

Jakarta. Radio Arki – PT Bank Syariah Indonesia Tbk resmi menunjuk Tuan Guru Bajang M Zainul Majdi sebagai Wakil Komisaris Utama yang merangkap Komisaris Independen, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Selasa, (24/8).

Penunjukan TGB oleh pemegang saham, bersamaan dengan penunjukan Adiwarman Azwar Karim sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen.

“RUPSLB mengangkat Adiwarman Azwar Karim sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen BSI, menggantikan Mulya Effendi Siregar, serta Muhammad Zainul Majdi sebagai Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen BSI,” kata manajemen BSI dalam keterangan tertulis.

Adiwarman dikenal punya latar belakang yang kuat dalam ekonomi syariah. Dirinya dipercaya sebagai anggota Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Adiwarman juga diketahui menjadi founder dari Karim Consulting Indonesia. Tidak hanya itu, dirinya telah beberapa kali menerbitkan buku mengenai ekonomi syariah seperti Ekonomi Islam, Suatu Kajian Kontemporer.

Lalu, BRIS kedatangan Muhammad Zainul Majdi yang lebih dikenal sebagai Tuan Guru Bajang (TGB). Dirinya pernah menduduki kursi Gubernur di Nusa Tenggara Barat (NTB) dua periode berturut-turut, yakni 2008-2018.

TGB juga dikenal sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Al-Azhar. Di kampus itu, TGB mengenyam pendidikan dengan program studi Tafsir dan Ilmu-Ilmu Al Qur’an.

Dengan demikian, berikut susunan terbaru komisaris Bank Syariah Indonesia:

Komisaris Utama/Komisaris Independen: Adiwarman Azwar Karim

Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Muhammad Zainul Majdi

Komisaris: Suyanto

Komisaris: Masduki Baidlowi

Komisaris: Imam Budi Sarjito

Komisaris: Sutanto

Komisaris Independen: Bangun Sarwito Kusmulyono

Komisaris Independen: M. Arief Rosyid Hasan

Komisaris Independen: Komaruddin Hidayat.

(Radio Arki)

Related posts

KPK beberkan laporan gratifikasi hadiah dari Raja Salman

ArkiFM Friendly Radio

KPK OTT Komisioner KPU Wahyu Setiawan

ArkiFM Friendly Radio

Badan POM Segera Berdiri di Kabupaten dan Kota, Untuk Apa?