ARKIFM

Bupati Lakukan Tanam Serentak MT 1

Foto: Bupati bersama Kadistan dan jajaran saat melakukan tanam serentak. (Doc. Prokopim)

Sumbawa Barat. Radio Arki – Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Suhadi, S.P., M.Si, melaksanakan gerakan Tanam Serentak Perdana pada Musim Tanam I tahun 2021-2022 di Desa Kalimantong, bersama para Kelompok Tani Kolang Makmur, Kamis (10/11).

Camat Brang Ene, Abdul Razak, S.Pd. dalam laporannya menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergisitas antara semua stakeholders yang ada di Kecamatan Brang Ene, khususnya Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Brang Ene dengan para Petani Kelompok Tani Kolang Makmur.

Diketahui, Kecamatan Brang Ene memiliki 3 kali musim tanam dengan jumlah petani sebanyak 1.280 orang yang terbagi dalam 58 kelompok tani pada 2020/2021. Pada musim tanam pertama bulan Oktober, jumlah tanam sebanyak 1.095 Ha, pada musim tanam kedua bulan April sampai dengan September sebesar 414 Ha, dan musim tanam ketiga sebanyak 38 Ha dengan provitas 70 Kw/Ha dan produksi 54.907 ton.

Di sisi lain, Desa Kalimantong mempunyai luas baku seluas 166.32 dengan jumlah 11 kelompok dan kelompok tani Kolang Makmur merupakan salah satu kelompok dengan luas lahan 14.69 dengan jumlah anggota 37 orang mampu menghasilkan produksi 70 Ton/Ha.

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M. dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tanam serentak bertepatan dengan tanggal 10 November, dimana merupakan momentum semangat untuk memperingati hari pahlawan jadi mudah-mudahan di setiap langkah kita, kita menjadi pahlawan.

“Jadilah pahlawan disetiap langkah-langkah kita. Termasuk kita menanam padi, berkumpul di sini, insyaa allah kita bisa menjadi pahlawan, pahlawan bagi diri kita, pahlawan dalam rangka membangun ketahanan pangan di Kabupaten Sumbawa Barat yang kita awali dari Kecamatan Brang Ene”, kata Bupati.

Bupati juga mengingatkan bahwa pada musim tanam serentak akan kesulitan untuk mendapatkan tenaga kerja. “Suasana musim tanam sekarang ini kadang-kadang kita akan dihadapkan dengan kesulitan mendapatkan tenaga kerja,” ungkapnya.

Pada saat tanam serentak, kemudian pada saat panen raya kadang-kadang ada kesulitan mendapatkan tenaga kerja yang memadai. Meski begitu, untuk panen raya sudah mendapatkan solusinya. Oleh karena itu, masyarakat khususnya para-para pemuda yang mau menjadi petani, mari ikut serta membantu.

“Insyaa Allah saya datang kesini untuk memberikan motivasi kepada kita semua, anak-anak muda, ibu-ibu muda, mari kita terjun ke lapangan pertanian, ini sangat menjanjikan juga. Mudah-mudahan sektor pertanian dapat membantu masyarakat dalam masa pandemi Covid-19 saat ini”, tandas Bupati. (Rls. Radio Arki)

Related posts

Petani Rumput Laut Kertasari Bakal Terima Bantuan Rp 260 Juta

ArkiFM Friendly Radio

Sumbawa Barat Darurat Kekerasan Terhadap Anak

Lawyer Wartawan Gardaasakota Sayangkan Pelaporan Politisi PPP di Polres Kota Bima

ArkiFM Friendly Radio