ARKIFM

Menteri PUPR Pastikan Kesiapan Peresmian Bendungan Bintang Bano oleh Presiden

Foto: Doc. Dokpim KSB.

Sumbawa Barat. Radio Arki – Kehadiran orang nomor 1 di Republik Indonesia di Kabupaten Sumbawa Barat sebagai bagian dari apresiasi yang tinggi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat yang telah ditunjukkan selama ini.

Terhitung sudah dua kali Presiden Jokowi menginjakkan kaki di Kabupaten Sumbawa Barat setelah sebelumnya pada saat kunjungan langsung melihat proses penanganan bedah rumah masyarakat pasca bencana gempa bumi pada tahun 2018.

Agenda ke-dua kalinya kedatangan Presiden Joko Widodo adalah untuk meresmikan salah satu Bendungan terbesar di NTB. Bendungan Bintang Bano yang terletak di Desa Bangkat Monte Kecamatan Brang Rea, akan diresmikan pada hari Jumat 14/01.

Presiden Jokowi rencananya akan bertolak ke KSB dari BIL pada Jumat pagi dengan menggunakan Helikopter. Memastikan hal tersebut, hingga hari ini Rabu (13/01) tim telah tiba di Kabupaten Sumbawa Barat sejak hari Selasa. Segala persiapan di lapangan, mulai dari lokasi, prosesi peresmian hingga pengamanan di lapangan dilakukan secara ketat.

Ditemui media Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Suryaman S.STp menyampaikan bahwa bahwa kunjungan yang akan berlangsung hari Jumat tersebut, melalui pengamaman yang ketat.

Untuk memastikan segala kesiapan, Menteri PUPR Basuki Hadimulyo melakukan kunjungan awal untuk persiapan pelaksanaan kegiatan. Menteri Basuki melakukan pengecekan kesiapan fasilitas umum, dan segala kesiapan lainnya. Setelah melakukan pengecekan, Menteri Basuki menyatakan bahwa Bendungan Bintang Bano sudah siap untuk diresmikan. Hal tersebut dibuktikan dengan penandatanganan prasasti sebagai bentuk pertanggungjawaban dan kesiapan penggunaan Bendungan Bintang Bano.

Setelah acara Peresmian, nantinya Presiden Jokowi akan langsung kembali ke Mataram. (Rls. Radio Arki)

Related posts

Produksi Ikan Masih Lemah, Ini Penyebabnya…

ArkiFM Friendly Radio

Bupati KSB Minta Kelompok Radikalisme Dirangkul

ArkiFM Friendly Radio

Terima Pedang Emas dari Kerajaan Arab Saudi, Polri akan Lapor KPK