NEWS

Sekolah Guru Indonesia Sumbawa Barat Sukses Gelar Musda Perdana

Muhammad Akbar terpilih sebagai ketua

Taliwang,Radio Arki- Puluhan guru yang tergabung dalam Sekolah Guru Indonesia ( SGI) Sumbawa Barat, sukses menggelar musyawarah daerah (Musda) perdana, Ahad (14/2) kemarin, bertempat di café dewa gedong, Taliwang Sumbawa Barat. Dalam kegiatan yang digelar dari pagi sampai siang tersebut, Muhammad Akbar terpilih sebagai ketua secara aklamasi.

Diwawancara disela-sela kegiatan Musda I SGI Sumbawa Barat, Akbar mengungkapkan akan melakukan penguatan internal untuk membangun fondasi bagi sejumlah guru yang tergabung dalam SGI di Sumbawa Barat.
“Pertama, pastinya akan melakukan konsolidasi dengan sesama guru di SGI, selanjutnya menyusun program kerja, dan melakukan kolaborasi dengan dengan Dikbud (baca: Dinas pendidikan dan kebudayaan),” ujarnya, kepada arkifm.com.

Foto : Suasana Musda I SGI Sumbawa Barat di Dewa Gedong Cafe, Taliwang

Ada 78 guru di SGI Sumbawa Barat, imbuhnya, dan yang hadir disini hanya sebagian, padahal guru-guru di SGI punya kemampuan yang luar biasa. Jadi potensi inilah yang ingin dikonsolidasikan kedepan agar dapat melahirikan inovasi dan meingkatkan mutu pendidikan di Sumbawa Barat, terutama dalam hal pola belajar mengajar. (Baca juga : https://arkifm.com/24832-sekolah-guru-indonesia-wisudakan-angkatan-41-di-sumbawa-barat.html )

Menanggapi prihal terbentuknya kepengurusan SGI di Sumbawa Barat, ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumbawa Barat, Sudirman yang juga ikut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, profesionalitas guru adalah hal paling utama yang harus ditingkatkan secara terus-menerus. Sehingga kolaborasi atau intervensi banyak pihak sangat dibutuhkan, termasuk SGI Sumbawa Barat sebagai lembaga paguyuban bagi guru.

“selamat kepada pengurus baru, khususnya ketua terpilih. Semoga program penguatan kapasitas dan profesionalitas kerja dapat menjadi bagian konsentrasi program kedepan di SGI,” harapnya.
“Kolaborasi antara PGRI dan SGI, diharapkan dapat melahirkan program-program nyata, apalagi anggota yang tergabung dalam SGI Sumbawa Barat juga merupakan guru yang tergabung dalam PGRI.”Lanjutnya.

Foto : Penyerahan Bendera SGI sebagai simbolisasi penyerahan amanah, dari pemegang mandat kepada keteua terpilih, Muhammad Akbar

Sementara itu, Kepala Bidang Ketanagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbawa Barat, Hermanto S.Pd, MM dalam sambutan pada kegiatan penutupan Musda tersebut, menyampaikan pesan kepada pengurus SGI yang terbentuk, khususnya kepada ketua terpilih, agar terus memperhatikan upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan.

“Selain memperbanyak anggota, juga saya harapkan agar terus belajar dalam meningkatkan kapasitas diri, sehingga nilai jual organisasi pun mulai dipertimbangakan oleh guru yang belum tergabung di organisai ini, karena saya lihat ada banyak program yang menarik di SGI, hanya memang perlu dikonsolidasikan dan tunjukan karyanya,”ujarnya.

Seperti diketahui, Sekolah Guru Indonesia adalah wadah peningkatan kapasitas bagi guru-guru, yang sejumlah programnya dibiayai oleh dompet duafa. Sebelum bergabung menjadi guru dalam SGI, guru diwajibkan untuk mengikuti pelatihan khusus. Sementara untuk keberadaan SGI di Sumbawa Barat, telah mulai dilakukan pelatihan dalam 5 tahun terakhir, dan guru yang tergabung dalam SGI adalah alumni pelatihan khusus tersebut kerap membagikan pola atau inovasi dalam mengajar. Dan oleh karena desakan untuk mempermudah komunikasi antar sesama alumni pelatihan di SGI Sumbawa Barat, maka digelarlah Musyawarah Daerah perdana, dengan harapan, kedepan SGI dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Sumbawa Barat. (Iwenk. Radio Arki)

Related posts

Dari 2.370, Hanya 43 Orang Memenuhi Passing Grade SKD Di KSB

ArkiFM Friendly Radio

Mahasiswa KSB : Aneh, Bupati KSB Disebut Sudah Ijinkan Pelepasan Air Asam Tambang PT AMNT?

ArkiFM Friendly Radio

Hasil Memuaskan, Aset dan Pengelolaan PAMSIMAS III dan KOTAKU Diserahterimakan

ArkiFM Friendly Radio