ARKIFM NEWS

Sumbawa Barat Mendapat 550 Unit Pembangunan RLH di Tahun 2019

“Program bedah rumah di Sumbawa Barat merupakan bagian dari program unggulan di Sumbawa Barat. Untuk tahun 2019 mendatang, program pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) yang kemudian disebut sebagai programbedah rumah akan terus berlanjut.”

Sumbawa Barat. Radio Arki- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Pemukiman dan Perumahan (DPUPRPP) KSB, Amar Nurmansyah, ST mengungkapkan bahwa, Kabupaten Sumbawa Barat untuk tahun 2019 mendatang mendapat bantuan pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) yang cukup fantastis.

“Jumlahnya ada 550 unit RLH, program ini kita dapatkan setelah melalui usulan yang disampaikan langsung oleh Bupati.” Terangnya, belum lama ini kepada www.arkifm.com.

Kepala dinas DPUPRPP Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, ST.

Ia berharap, dengan adanya program tersebut, ketersediaan rumah layak huni di Sumbawa Barat bisa terus bertambah. Karena salah satu yang menjadi visi besar Bupati adalah memberikan kesejahteraan rakyat dengan ketersediaan Rumah Layak Huni. Program ini tentu juga akan sangat membantu untuk program rehabilitasi pasca gempa.

Jumlah tersebut, kata Amar, terdiri dari program DAK afirmasi khusus daerah tertinggal sebanyak 125 unit, dan selebihnya yaitu bersumber dari program BSPS Reguler sebanyak 375 unit RLH.  Pelaksanaan program ini nantinya tetap akan menggunakan mekanisme yang sama yaitu, masyarakat membuat rekening pribadi, dan berikutnya anggaran tersebut akan langsung ditransfer ke rekening penerima program RLH. Selanjutnya, penerima nanti akan mempertanggungjawabkan berdasarkan anggaran yang telah diberikan.

“ini jumlah yang cukup besar. Dan juga bisa membantu untuk mempercepat pembangunan perumahan dan pemukiman rakyat pasca gempa.” Pungkasnya.

Senada dengan Amar, kepala seksi penyediaan perumahan DPUPRPP KSB, Karimuddin, ST menerangkan, kedua program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap pada tahun 2019 mendatang. program inisifatnya adalah peingkatan kualitas perumahan warga. Jadi nilai cukup besar untuk dapat merehabilitasi sasaran yang telah diusulkan dan terekam dalam data pemerintah.

“Nilainya adalah Rp 17,5 perunit rumah. Program tersebut adalah peningkatan kualitas perumahan warga. Jadi dengan program ini setidaknya akan dapat membantu percepatan kesejahtraan warga. untuk butuh dukungan penuh dari warga semua proses tahapan program dapat terlaksana sesuai jadwal. (Adv/Unang Silatang. Radio arki)

Related posts

Wagub Berharap Kelak Akan Lahir Pahlawan Baru dari NTB

ArkiFM Friendly Radio

Sambil Bagi Masker, HMI Cabang Mataram Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Covid-19

ArkiFM Friendly Radio

Nurdin Raba Tak Ingin Hanya Terima Laporan Tentang Banjir Sumbawa    

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment