ARKIFM NEWS

Pemda KSB Siapkan 1.586 Paket Sembako dan Pasar Murah Di Bulan Ramadhan

KERJASAMA DENGAN DISKOMINFO KSB

Sumbawa Barat. Radio Arki – Tingginya harga bahan pokok di bulan suci Ramadhan menjadi fenomena tahunan yang sulit dihindari. Permintaan pasar yang cukup tinggi, tidak seimbang dengan jumlah barang yang terbatas. Atas dasar hal demikianlah, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Koperindag menggelar berbagai kegiatan, diantaranya menyiapkan paket sembako untuk masyarakat miskin, dan menggelar pasar murah.

“Untuk meminimalisir lonjakan harga bagi pembeli, kami (Diskoperindag, red) teleh menyiapkan 1.586 paket sembako khusus untuk KK miskin. Tak hanya itu, kami juga akan menggelar pasar murah di bulan Ramadhan ini,” ujar Kepala Diskoperindag KSB, melalui Kabid Perdagangan, Rahardian, M.Si belum lama ini.

Rahardian menambahkan, untuk paket sembakonya seharga Rp. 167.000 per paket untuk harga normal, namun oleh pemerintah daerah diberikan subsidi kepada penerima paket dengan hanya merogo kocek Rp.50.000 per paket saja. “Nanti disubsidikan oleh pemerintah daerah sebanyak 70%. Jadi mereka (penerima paket, red) hanya membayar Rp.50.000 saja,” tambah Rahardian.

Untuk penerima paket sembako murahnya, sudah didata oleh Pemerintah Kecamatan. Setiap penerima paket akan diberikan kupon yang kemudian akan ditukarkan saat mengambil sembako murahnya di kantor Camat. Untuk 1 paket sembako murahnya terdiri dari, Beras 5 Kg, syirup 1 Botol, susu 1 Kaleng, mie 3 bungkus, gula 1 Kg dan minyak goreng 2 Kg.

“Kegiatan pembelian sembako murah akan digandengkan dengan kegiatan safari Ramadhan bupati dan wakil bupati. Nanti disana (safari Ramadhan, red) penyerahan simbolisnya. Besok paginya baru paket sembako murahnya bisa diambil dimasing masing kecamatan,” jelas Rahardian.

Sementara untuk “kegiatan pasar murahnya akan digelar pada tanggal 22 Mei 2019 di Alun alun Taliwang. Keberadaan pasar murah nantinya tidak disubsidi oleh Pemerintah daerah, yang mengsubsidi pasar murah adalah mereka yang terlibat dalam penjualan barang yang dilibatkan oleh pemda KSB.

“Nanti kita akan libatkan para pemain grosir, pemain ritail modern, kelompok binaan Dinas ketahanan pangan dan pedagang lainnya. Mereka akan mengambil keuntungan dibawah harga pasar,” tandas Rahardian. (*/Enk. Radio Arki)

Related posts

Didampingi Bupati Lotim, Danrem WB Pantau Pencairan Dana Stimulan Terpadu

ArkiFM Friendly Radio

Stok Sembako di NTB Dipastikan Aman

ArkiFM Friendly Radio

Program BSPS Di Sumbawa Barat Mulai Disosialisasikan

Leave a Comment