ARKIFM NEWS

Setelah As-Syifa, Puskesmas Taliwang Dapat Akreditasi Terbaik Se-Pulau Sumbawa

 

Sumbawa Barat. Radio Arki- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Tuwuh, kepada www.arkifm.com, Selasa (17/1) siang tadi, menerangkan bahwa, pelayanan kesehatan di Sumbawa Barat akan terus diperbaiki, dan sinyal tersebut semakin dipertegas dengan sejumlah system penilaian atau akreditasi yang terus menunjukkan hal positif bagi pelayanan kesahatan di Sumbawa Barat.

“kemarin Alhamdulillah kita sudah dapat akreditasi untuk RSUD As-Syifa. Selain itu, kita juga sudah mengantongi akreditasi untuk Puskesmas Taliwang, dan ini adalah penilaian akreditasi tertinggi kedua secara nasional. dan kita satu satunya di Pulau Sumbawa yang bisa mendapatkan,” terangnya

Menurut Tuwuh, penilaian akreditasi ini adalah sebagai bentuk pemerintah memberikan pelayanan maksimal kepada public. Sehingga meskipun akreditasi ini telah menunjukkan tren positif terhadap pelayanan kesehatan di Sumbawa Barat. Hal tersebut, bukan berarti akan membuat pihaknya cukup untuk melakukan perbaikan. Justru pelayanan akan terus ditingkatkan, agar pelayanan dasar di Sumbawa Barat betul-betul terpenuhi secara baik.

Dijelaskan, ada empat tingkat akreditasi yang telah ditetapkan oleh kementerian terkait, yaitu tingkat dasar, tingkat madya, tingkat utama dan terakhri adalah tingkat purna. Dalam masing tingkat akreditasi tersebut, pihak terkait tentunya sudah memiliki standar penilaian yang ketat. Baik itu, tentang pelayanan dan juga system administrasi yang ada di puskesmas setempat.

Ada tiga system pelayanan yang menjadi penilaian dalam akreditasi tersebut. Pertama, administrasi dan manajemen, kedua Usaha Kesehatan Masyarakat (UKM), dan terakhir Usaha Kesehatan Perorangan (UKP). Untuk akreditasi tingkat utama, kata tuwuh, setidaknya dalam penilaian itu puskesmas harus bisa memiliki nilai standar pada setiap hal tadi sekurang-sekurang 85 point.

“akreditasi ini hanya untuk mempertegas bahwa puskesmas kita sudah layak menjadi mitra BPJS. Dan pelayanan kita memang cukup baik,” ujarnya

Penilaian akreditasi ini dimaksudkan agar semua sentra pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya puskesmas memiliki standar pelayanan yang baik. Dan penialain juga menjadi persyaratan bagi puskesmas untuk bisa menjadi mitra JKN atau BPJS.

Lebih lanjut,Tuwuh yang didampingi, ketua tim pendamping untuk akreditasi Puskesmas, Sulastri mengatakan, untuk saat ini di Sumbawa Barat ada Sembilan Puskesmas, dan dari sembilan itu, sudah ada dua yang telah terakreditasi.

“memang ini menjadi syarat JKN.  Makanya kita kejar tahun ini harus sudah tuntas semua Puskesmas di Sumbawa Barat sudah terakreditasi,” ujar Sulastri.

Ada dua puskesmas di NTB yang mendapatkan akreditasi Utama atau yang sama dengan Sumbawa Barat, yaitu Puskesmas Banyumelik, Lombok Barat. Dan selebihnya dari 158 puskesmas yang ada di NTB, ada 24 yang sudah terakreditas. Masing-masing yaitu, 2 puskesmas berakreditasi Utama, 15 berakreditasi Dasar, dan akreditasi Madya ada 7 Puskesmas.

“kita opmitis tahun ini semua puskesmas di Sumbawa Barat bisa terakreditas. Dan itu akan kita lakukan bertahap. Sesuai dengan jadwal atau roadmap yang sudah disiapkan oleh JKN.” Demikian, Sulastri. (US-ArkiRadio)

Related posts

Ketidakjelasan Sistem Rekrutmen Dinilai Penyebab Adanya ‘Penyelundupan’ Tenaga Kerja Luar  

ArkiFM Friendly Radio

Dampak Pengalihan Kewenangan, Wabup KSB Datangi Setda NTB Pertanyakan Status PTT

Orang Gila Curi Motor di SPBU Bagik Papan

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment