ARKIFM NEWS

Peserta Tes Tertulis Online Panwascam di KSB Ketar Ketir

“Sistem Test Tertulis Melalui Aplikasi Socrative Mengalami Error Saat Jadwal Berlangsung”

Sumbawa Barat. Radio Arki – Pelaksanaan tes tertulis online Panwascam di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sempat molor. Tak hanya soal molor waktu pelaksanaannya, parahnya lagi, beberapa jadwal tes tertulis online yang diatur dalam empat sesi tersebut juga berubah ubah, bahkan ada yang batal digelar.

Tak khayal, peserta yang mendapatkan jadwal tes tertulis online pada hari ini (Jum’at, red) tampak ketar ketir. Peserta yang datang dari Kecamatan Brang Ene, Seteluk, Poto Tano, Maluk, Sekongkang dan Jereweh ‘gigit jari’ lantaran tidak bisa mengikuti test.

Khusus untuk peserta yang masuk pada sesi I, II, dan III yang sebelumnya dijadwalkan hari Jum’at (13/12), terpaksa dirubah ke hari berikutnya yaitu Sabtu (14/12). Sementara yang masuk sesi IV, beruntung bisa terakses, meski terlambat 30 menit dari jadwalnya.

Soal ketidakpastian jadwal tes tertulis online yang digelar di MAN Taliwang, juga berimplikasi pada tingkat kehadiran peserta. Beberapa peserta dikabarkan tidak mengikuti test, lantaran jadwal yang berubahdan informasi perubahan yang terlambat.

“Jadwalnya berubah ubah pak, kalau dirubah saat kita offline ya kita tidak tahu. Termasuk saya ini, tidak tahu jadwalnya berubah lagi,” keluh salah satu peserta seleksi Panwascam yang enggan menyebutkan namanya.

“Meski kesalahan sistem ini tidak bisa disalahkan ke Bawaslu KSB, namun kami tetap berharap besar Bawaslu memperjuangkan yang tidak sempat mengikuti test,” tambahnya.

Seperti diketahui, test tertulis online panwascam menggunakan aplikasi socrative kali ini, merupakan test pertama kalinya yang menggunakan sistem online. Dan test tersebut, digelar secara serentak di Seluruh Indonesia. Untuk informasi Jadwalnya pun, telah diatur oleh Bawaslu RI.

“Teknis servernya di RI, kami memastikan kekuatan wifi minimal 20 mbps dan kita punya itu 50 mbps,” ujar Ketua Bawaslu KSB, Karyadi, SE dalam keterangan tertulisnya kepada arkifm.com.

“Di sesi pertama tadi, kita tidak bisa akses dan masuk ke soal. Kendatipun sudah kita coba berkali kali. Begitu pula disesi kedua, kita mundurkan gelombang 1 ke sesi 2 dan ternyata loginnya sudah di log tidak bisa di akses,” terang Karyadi.

Meski demikian, Karyadi membenarkan bahwa Di gelombang ke III atau sesi IV pun link sempat macet sekitar 20 menit.
Namun, dapat di akses dan peserta gelombang III dapat menyelesaikan tes CATnya.

“Nah, digelobang III bisa diakses meski sempat macet 20 menit,” tambahnya.

Terkait sistem yang mengalami error, Karyadi menduga disebabkan karena penggunaan sistem secara serempak di Seluruh Indonesia.

“Patut diduga, karena link itu digunakan secara bersamaan Se Indonesia, sehingga jadi hang,” tukas Karyadi. (Enk. Radio Arki)

Related posts

Sumbawa Barat Kekurangan Pusat Studi IPTEK

ArkiFM Friendly Radio

Diduga Selewengkan Dana Desa, Pemdes Ncandi Dilaporkan ke Kejati NTB

ArkiFM Friendly Radio

‘Panjang Tangan’, Tiga ABG Diringkus Anggota Polres KSB

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment