ARKIFM OLAH RAGA

INKAI KSB Juarai Kejuaran Provinsi NTB

“kejuaran itu menjadi tiket untuk menuju kepada kejuaran nasional yang akan digelar pada akhir bulan Pebruari mendatang.”

Sumbawa Barat- Kejuaran INKAI Provinsi NTB akhirnya menorehkan hasil yang sangat luar biasa bagi INKAI Sumbawa Barat. Di tengah minimnya fasiltas sarana da prasarana, tetapi karena kuatnya semangat dan jadwal latihan padat yang diterapkan INKAI KSB terhadap sejumlah karateka, dalam kejuaran tersebut sejumlah karateka berhasil meraih medali dan membuat INKAI KSB menjadi salah satu juara umum.

tim INKAI KSB sedang berpose usai menerima piala

“Alhamdulillah kita mendapatkan juara umum ketiga dari 10 Kabupaten kota yang ada di NTB,” terang Maulana Kasman Libya, salah satu pelatih andalan karateka KSB kepada media ini, senin  (10/2) malam kemrin.

Capaian tersebut, lanjut Kasman, adalah tak lepas dari dukungan banyak pihak, termasuk pemerintah daerah yang telah membantu dalam keberangkatan tim INKAI KSB dala kejuaraan tersebut. Ia pun berharap dukungan banyak pihak tersebut, dapat dijadikan sebagai motivasi bagi INKAI KSB untuk bisa lebih baik kedepan.

“juara umum ketiga itu kita dapat karena kita berhasil mengumpulkan 6 medali emas, 4 medali perak dan 10 medali perunggu.”ungkapnya.

Sementara itu, ketua INKAI KSB, Muhammad Hatta yang dikonfirmasi media ini mengatakan, kejuaraan ini memang sangat bergengsi karena menjadi tiket bagi karateka untuk menunju kepada kejuaraan nasional yang akan digelar dalam waktu dekat. Jadi ia berharap, bagi karateka yang berhasil menjadi juara terutama juara 1 pada kelas, dapat lebih keras mempersiapkan diri menuju kejuaran nasioal nanti.

“pastinya kita berterima kasih karena dukungan banyak pihak. capaian ini gambaran dan pembuktian bahwa INKAI KSB memang sangat diperhitungkan di NTB. Dan semoga potensi ini dapat dilihat menjadi potensi yang akan mengharumkan nama KSB kedepan,” ujarnya, rabu (12/2) malam tadi

“harus diingat!, INKAI KSB telah berhasil membawa salah satu karateka menjadi juara dunia di kelas siswa pada kejuaraan dunia pada tahun 2018 lalu. Artinya memang cabor (caban olah raga) ini tak pernah lepas dari prestasi, termasuk kejuaraan PORPROV. Maka kita berharap pemerintah daerah juga dapat segera mengadakan fasilitas Gedung Olah Raga agar dapat menjadi pusat latihan bagi banyak cabor termasuk Karateka.” Demikian tutup Hatta. (Admin01.arkifm)

Related posts

Apel Syukur, Canangkan Pengaturan Zakat Hingga Pemberian Penghargaan

ArkiFM Friendly Radio

Perekrutan Karyawan Satu Pintu Dinilai Rugikan Masyarakat Tongo

ArkiFM Friendly Radio

Dovizioso Memimpin di Hari Pertama

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment