ARKIFM NEWS

Diduga Arus Pendek Listrik, Satu Rumah Warga Ludes Terbakar

Alas. Radio Arki-  Satu rumah warga di RT/02 RW/08 Dusun Telaga Baru Desa Dalam Kecamatan Alas, ludes terbakar si ‘jago merah’, Senin (8/5) dini hari tadi. Meskipun belum diketahui kepastian penyebab kebakaran itu, sejumlah warga menduga bahwa, kebakaran yang terjadi disaat warga tengah tertidur pulas tersebut dikarenakan tegangan listrik arus pendek.

Sujaih (51), pemilik rumah yang terbakar, kepada media ini menerangkan, api tiba-tiba terlihat membumbung tinggi sekitar pukul 00.00 wita atau dini hari waktu setempat, disaat ia dan sejumlah anggota keluarganya tersadar dari tidur pulasnya. Untuk itu ia tidak bisa berbuat banyak dan tidak menyelamatkan benda apapun, karena hanya berusaha untuk menyelamatkan anggota kelurganya.

“saya dan keluarga masih istrahat, terus terasa panas. Jadi kami terbangun. Ternyata apinya sudah besar.  Kami hanya berusaha selamatkan diri. Untuk harta benda tidak ada yang bisa kami selamatkan.” Terangnya, dengan tatapan mata yang berkaca-kaca.

rumah yang terbakar nampak dari kejauhan

Api diketahui sangat cepat menjalar kepada bagian lainnya, karena hamper seluruh rumah tersebut terbuat dari kayu. Sementara itu, Sujaih yang hanya pegawai biasa di Bank BPR NTB untuk cabang kecamatan Alas, mengaku belum bisa memikirkan apapun untuk bagaimana bisa membangun rumah tersebut kembali.

“saya sempat teriak minta tolong. Tetapi Karena jam tengah malam, jadi agak lama warga berkumpul. Makanya tidak ada yang bisa kami selamatkan.” Tukasnya.

Sujaih (51) bersama istri dan anaknya yang masih balita (rasak, 5 thn), tinggal dirumah tersebut. Untungnya saat kejadian, sia cepatkan sadarkan diri dan berusaha untuk menyelamatkan istri dan anaknya.

“pikiran saya hanya satu, selamatkan anak dan istri. Selebihnya saya pasrah.” Ujarnya.

Sementara itu, dari pantauan langsung media ini, pihak kepolisian setempat yang mengetahui informasi tersebut juga dengan cepat terjun kelokasi membantu warga memandamkan api. Namun karna terkendala sejumlah peralatan dan minimnya ketersediaan air, api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 02:00 wita. Atas kebakaran itu, Sujaih ditaksir mengalami kerugian material sekitar Rp.150 juta, karena tidak ada satupun barang barang berharga dan benda lainnya yang bisa diselamatkan. (Muhammad Agus.Radio Arki)

Related posts

Melalui Gemar Makan Ikan, Diharapkan Bisa Tekan Angka Stunting

ArkiFM Friendly Radio

Penertiban Pedangan “Pasar Bayangan” di Kota Taliwang Menuai Protes

ArkiFM Friendly Radio

Pulang dari Bangladesh, Warga Maluk Positif Covid-19

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment