NEWS

Geger! Warga Sekotong Ditemukan Meninggal Tergantung di Pohon

Lombok Barat. Radio Arki – Polsek Sekotong Polres Lombok Barat (Lobar) menerima informasi tentang penemuan sesosok mayat tergantung di Dusun Persiapan Aik Semin, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Lobar, Jumat (18/9).

Kapolsek Sekotong Iptu I Kadek Sumerta, SH memimpin langsung personelnya mengecek TKP dan menemukan seorang laki-laki dalam posisi tergantung.

“Dari keterangan saksi-saksi, dugaan awal laki-laki tersebut merupakan korban gantung diri,” ungkapnya.

Dikatakannya menurut keterangan Keluarga, sebelumnya korban sudah sering mencoba bunuh diri.

“Korban pernah masuk Rumah Sakit Jiwa Selagalas sebanyak dua kali dan pernah mencoba bunuh diri,” jelasnya.

Dari pihak keluarga sendiri sudah menerima atas meninggalnya korban, dan langsung membawa korban kerumah duka. Juga setelah dilakukan pemeriksaan Dokter puskesmas pelangan, tidak di temukan tanda-tanda kekerasan, sehingga diduga korban murni gantung diri.

Ini sesuai dengan hasil pemeriksaan yaitu Lidah terjulur dan tergigit, tangan mengepal, serta  Kelamin mengeluarkan sperma.

“Dari hasil pemeriksaan Dokter puskesmas, korban diperkirakan gantung disi sekitar tujuh jam yang lalu,” ucapnya.

Korban diketahui beridentitas bernama I Ketut Suparsa alias Tutde, laki-laki berprofesi sebagai pedagang, merupakan warga gubuk bali Dusun Keterek, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar Lobar.

“Dari keterangan saksi, sebelumnya korban hendak berkunjung kerumah saudara M. Saleh, namun korban kesasar  dan bertanya kepada salah seorang warga Dusun Persiapan Aik Semin, pada Kamis (17/9),” katanya.

Kemudian Muntaha warga Dusun Persiapan Aik Semin tersebut langsung menghubungi M. Saleh yang merupakan keluarga yang hendak dituju korban.

“Setelah itu, korban bertemu dengan keluarganya yang hendak dicari tersebut, dan karena korban tumben akan bertemu dengan M. Saleh, sehingga korban diantar langsung untuk menemuinya,”bebernya.

Sebagai informasi M. Saleh terakhir bersama dengan korban sekitar pukul 17.00 wita, setelah itu tidak lagi menemukan korban. Pada malam harinya M. Saleh berusaha mencari korban namun tidak ditemukan. Sekitar pukul 06.30 wita, Jumat (18/9) mendengar warga ribut ada yang gantung diri.

“Ternyata yang menggantung diri tersebut adalah keluarganya,” tandasnya.

Korban pertamakali ditemukan oleh Sumiatun, warga sekitar TKP. Melihat itu dia selanjutnya melaporkan kepada Kepala Dusun (Kadus) setempat.

“Selanjutnya Kadus mengecek kebenaran informasi, dan benar ada yang gantung diri dan melaporkannya ke Polsek Sekotong,” tutupnya. (Arif. Radio Arki)

Related posts

Menristek Dikti Tidak Lagi Memberikan Gelar Profesor Dosen Kemenag

ArkiFM Friendly Radio

Tumbangkan 500-an Peserta, Sejumlah Karateka KSB Menuju Kejurnas

ArkiFM Friendly Radio

Yuk …Ikut Pelatihan Gratis Di BLK Sumbawa Barat…

ArkiFM Friendly Radio