ARKIFM NEWS

Warga dan Perusahaan di Bintang Bano Temui Titik Terang

Foto: Hearing Warga Tepas Sepakat, Perusahaan KSO Bintang Bano beserta stakeholder lainnya. (Ist)

Sumbawa Barat. Radio Arki – Konflik yang berbuntut pada aksi blockade kendaraan dan karyawan oleh Warga Desa Tepas Sepakat, kecamatan Brang Rea kepada perusahaan kerjasama operasi (KSO) di project pembangunan Bendungan Bintang Bano temui titik terang. Bersama Pemerintah Kecamatan, Koramil Taliwang, Polsek Brang Rea, Kejari KSB, pihak warga yang didampingi oleh Kepala Desa, BPD dan hukum masjid, menggelar hearing bersama perwakilan KSO Bintang Bano, pada Sabtu (26/12).

Kepala Desa Tepas Sepakat, Khairuddin mengungkapkan bahwa dalam hearing bersama pihak managemen perusahaan (PT. Brantas Abipraya, PT. Hutama Karya dan PT. Bahagia Bangunnusa) KSO Bintang Bano serta PT. Bunga Raya Lestari, bahwa pihak perusahaan menyetujui apa yang menjadi permintaan warga dalam membantu penyelesaian pembangunan masjid yang berada di Dusun Bage Aji, Desa Tepas Sepakat.

“Semua isi proposal dikabulkan dan hari minggu besok langsung pengecoran. Kita dibantu 70 kubik material dan dibantu alat berupa truck mixer dan conceret pump”, ungkap Ikas, sapaan akrab Kades Tepas Sepakat, kepada arkifm.com usai hearing yang digelar di Polsek Brang Rea.

Seperti diketahui, sebelumnya puluhan warga Tepas Sepakat menggelar aksi blockade kendaraan dan karyawan yang menuju lokasi pembangunan Bendungan Bintang Bano, pada jumát (25/12). Aksi blockade dilakukan sebagai bentuk kekecewaan warga atas surat balasan terkait permohonan bantuan material dan alat untuk membantu pembangunan masjid Ar Rahmah yang memasuki tahap pengecoran lantai tiga yang tidak bisa dipenuhi perusahaan. Aksi tersebut berlangsung kurang lebih 8 jam lamanya, hingga adanya keputusan digelar hearing pagi tadi.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah bapak Sa’i selaku perwakilan management perusahaan KSO di Bintang Bano yakni, PT. Bahagia Bangun Nusa membenarkan bahwa pihaknya telah menggelar hearing dengan warga Tepas Sepakat dan berbagai stake holder lainnya. Dalam hearing tersebut, perusahaan berkomitmen membantu apa yang menjadi kebutuhan warga dalam membangun masjid. “Saya siap bantu besok pagi saya ngecor”, tulis Sa’i, kepada arkifm.com, singkat. (Enk. Radio Arki)

Related posts

Polres KSB Masih Dalami Dugaan Praktek Pungli Oknum Kades

ArkiFM Friendly Radio

Satlantas Pastikan Warga KSB Gunakan Helm dan Masker Saat Berkendara

ArkiFM Friendly Radio

Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Di Desa Belum Berujung

ArkiFM Friendly Radio