ARKIFM NEWS

Pemprov NTB Lakukan Verifikasi Penuntasan Pilar 4 dan 5 STBM di KSB

Sumbawa Barat. Radio Arki – Tim Verifikasi Pilar 4 dan 5 STBM Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan kunjungan kerja dalam rangka memverifikasi kegiatan penuntasan Pilar 4 (Pengelolaan Sampah Rumah Tangga) dan Pilar 5 (Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga) STBM di Kabupaten Sumbawa Barat.

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM menyambut kedatangan Ketua Tim Verifikasi Pilar 4 dan 5 STBM Provinsi NTB, Ir. H. Ahmadi beserta rombongan di Central Kediaman Bupati Sumbawa Barat pada Jum’at (09/0) malam.

Ir. H. Ahmadi selaku Ketua Tim Verifikasi dalam sambutannya mengapresiasi sinergisitas Pemerintah Daerah dengan semua pihak serta masyarakat hingga lini terkecil sehingga KSB menjadi satu-satunya daerah di NTB yang menuntaskan Pilar 1 sampai Pilar 3 STBM.

Menurut Ir. H. Ahmadi, upaya menuntaskan pilar-pilar STBM tidak semudah membangun infrastruktur. Penuntasan ke-5 pilar STBM merupakan hal yang sangat sulit dilakukan dan tidak semua kabupaten yang bisa berhasil tuntas 100%. 

“Alhamdulillah KSB ini bisa menuntaskan 3 Pilar STBM 100%. Mudah-mudahan dari hasil verifikasi kami ini, bisa merubah kelima pilar itu menjadi 100%”, kata Ketua Tim Verifikasi.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM mengungkapkan bahwa sejak tahun 2017 KSB telah dinyatakan sebagai Kabupaten ODF (Open Defecation Free), hal tersebut mampu dituntaskan pada program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat tahun 2016. Oleh sebab itu tekad pemerintah untuk menuntaskan semua pilar STBM semakin kuat.

“Menuntaskan pilar-pilar STBM sama dengan kita membangun peradaban. Ini membangun karakter, membangun kebiasaan bukanlah hal yang mudah dan sederhana. STBM ini sangat penting. Saya lebih fokus kepada keberlangsungannya nanti. Jadi diawal ini tidak ada uang sepeserpun dari APBD untuk dilakukan STBM ini. Kita harus membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan melalui pilar-pilar STBM, kemudian khusus untuk Pilar 4 dan Pilar 5 ini Aparatur Sipil Negara dan Pegawai Tidak Tetap menjadi ujung tombak di lapangan. Saya berharap, peradaban yang kita impikan insya allah akan tercapai”, jelas Bupati.

Untuk diketahui, turut hadir dalam kesempatan ini Penjabat Sekretaris Daerah KSB, Wakil Ketua DPRD KSB, Kepala Dinas Kesehatan KSB, Ketua TP. PKK KSB, serta Kepala OPD terkait.(Rls/Radio Arki)

Related posts

Puskesmas Di Sumbawa Barat Kekurangan Dokter, Pelayanan Kesehatan Terganggu?

ArkiFM Friendly Radio

Rendah Minat Petani Di Sumbawa Barat Kembangkan Holtikultura

ArkiFM Friendly Radio

Telurkan Program Untuk Dunia Pendidikan, PT. Telkomsel Diapresiasi

ArkiFM Friendly Radio