ARKIFM NEWS

Diduga Ada Perbedaan Perlakukan Peserta Lomba Drum Band Asal KSB

“Hari Bhakti Adiyaksa  Kejaksanaan Negeri Sumbawa dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah perlombaan drum band antar pelajar se-Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat.”

Sumbawa Barat. Radio Arki- Dalam peringatan Hari Bhakti Adiyaksa (HBA) ke-57 di Sumbawa, Kejaksaan Negeri Sumbawa menggelar perlombaan Drum Band antar pelajar. Dalam kegiatan itu,  Kabupaten Sumbawa Barat mengirim beberapa kontingan dari sejumlah Sekolah Dasar yang ada di Sumbawa Barat. Sayangnya, sebagai kesatuan kontingen, Komite kontingen Sumbawa Barat diduga memberikan perlakukan yang berbeda bagi masing-masing sekolah.

Salah seorang wali murid SDN 4 Taliwang, Syihabuddin, kepada media ini mengakui bahwa, ada perlakukan yang berbeda oleh komite kontingen dari Sumbawa Barat. ada yang ditempatkan di hotel, tetapi ada juga yang ditempatkan di rumah kosong yang wilayahnya agak jauh dari lokasi perlombaan.

“kami tidak tahu bagaimana bisa perlakuannya sangat berbeda. Ada yang di hotel dan ada yang ditempat di rumah kosong. Tetapi sialnya anak saya kedapatan di rumah kosong yang justru fasilitasnya sangat jauh dari yang namanya layak.” Bebernya.

Menurutnya, masalah penempatan di rumah kosong tidak begitu menjadi persoalan bagi dirinya, dan sejumlah wali murid lainnya. Hanya saja, kata syihab,  perlu perlakuan yang adil sebagai bentuk tanggungjawab komite kontingen. Apalagi semua sekolah dari Sumbawa Barat juga membawa nama mewakili atau menjadi duta daerah dalam perlombaan tersebut.

“kami hanya minta dinas (Dikpora) bersikap, dan jangan biarkan hal seperti ini. Saya pikir ini preseden buruk. Masa iya pembagiannya persekolah, saya gak tahu apa pertimbangannya. yang jelas kesan yang kami tangkap perlakuannya tidak ada untuk sekolah tertentu. Setahu kami kegiatan ini juga pembiayaanya dari pemerintah daerah, lantas itu uangnya dikemanakan!.” Tukasnya.

Persoalan tentang perbedaan perlakukan ini, ternyata juga menjadi viral di media sosial. Dalam akun Facebook atas nama Ryan Opas Apo, mengungkapkan kekecewaan yang mendalam terhadap kondisi tersebut, sembari memperlihat gambaran kondisi rumah kosong yag ditempati peserta tersebut.

seorang siswa/peserta yang ditemani untuk sekedar cuci muka karena tidak kedapatan giliran mandi di kamar mandi.

“Ada perlakuan yg berbeda dlm hal memberikan fasilitas atau akomodasi terhadap SD sbg peserta drumband yg ikut dlm kegiatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 57 tahun yg dilaksanakan di sbw kemarin dan hari ini ada peserta yg ditempatkan di hotel dan ada juga peserta yg ditempatkan di rumah2 penduduk yg tdk layak HUNI nanta KSB.sama siksa anak murid sama… Lamin nonya anggaran na namanta paksa sekolah krn wali murid sanggup utk goyong royong memberikan hotel atau losmen.” Tulisnya, sembari mengunggah gambar poto kondisi rumah tersebut.

Kondisi itu sontak mendapat tanggapan beragam dari netizen, ada yang menyayangkan dan mengajak untuk tidak ikut lagi dalam kegiatan tersebut. Tetapi ada juga yang meminta untuk dilakukan konfirmasi balik kepada pihak terkait, seperti sekolah dan juga pemerintah daerah kabupaten Sumbawa Barat.

“namanta tu ube lalo anak tu ee, bukan masala tempat dan akomodasinya,,, tapi ini masala perlakuan yg berbeda. (jangan berikan (ijin) pergi anak kita (lagi). Bukan masalah tempat dan akomodasinya, tetapi masalah perlakuan yang berbeda.” Tulis Techy Saihu.

Sementara itu, kepala dinas Dikpora Kabupaten Sumbawa Barat melalui Pelaksana Tugasnya, Tajuddin, mengatakan bahwa, kondisi itu tidak dapat dihindari, karena keterbatasan fasilitas yang tersedia.

“memang kami yang bertanggunjawab terhadap kegiatan itu. Dan semuanya bukan kesengajaan atau bukan perlakuan. Tetapi memang semata-mata karena keterbatasan tempat saja. Dan antara petugas kami dengan pimpinan sekolah sudah mendiskusikan hal itu.” Pungkasnya. (Unang Silatang. Radio Arki)

Related posts

Hari Pers Nasional, Kajari dan FK2D Kunjungi Kantor PWI KSB

ArkiFM Friendly Radio

Terjerat Narkoba, Oknum ASN di KSB Diringkus Polisi

ArkiFM Friendly Radio

DPRD KSB Diminta Tegas Dukung Tambang Samoan

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment