NEWS

Kades Tua Nanga : Kami Sudah Siapkan Bibit Jagung Gratis Untuk Warga

Keterangan : Kepala desa Tua Nanga, Hamzah saat diwawancarai www.arkifm.com

Poto Tano. Radio Arki – Kepala Desa Tua Nanga Kecamatan Poto Tano, Hamzah mengungkapkan telah menyiapkan bibit jagung gratis bagi warga setempat. Program tersebut pasalnya merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang telah diamanahkan dalam aturan peraturan Menteri desa tentang prioritas penggunaan dana desa untuk tahun 2024.

“ini memang program yang telah diprogramkan dalam tahun 2024. Di Tengah potensi gagal panen ini, kami berharap program bibit gratis ini nantinya dapat membantu warga,” ujarnya, Rabu 3 Maret 2024 sore kemarin.

Program pemberian bibit gratis untuk warga tersebut telah disesuaikan dengan jumlah petani dan termasuk besaran lahan yang ada di Desa Tua Nanga. Untuk itu, Kades Hamzah berharap selain adanya pemberian bibit gratis tersebut pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk membantu petani warga desa Tua Nanga dalam mengembangkan pertanian, terutama ditengah potensi gagal panen akibat kekeringan ini, tentu akan sangat membantu.  

Bibit gratis ini nantinya akan diberikan sebanyak 5 Kg kepada 490 petani yang ada di Desa Tua Nanga. Untuk itu nilai atau besaran yang telah disiapkan untuk program tersebut adalah sebesar Rp 318 juta.

(baca : https://arkifm.com/31366-pemdes-tua-nanga-siapkan-rp-171-juta-untuk-programkan-pestisida-gratis.html)

“besaran itu telah disesuaikan dengan kebutuhan, karena selain program tersebut kami juga menyiapkan program lain petani. Yang jelas kami ingin memberikan perhatian yang lebih kepada pertanian, selain memang merupakan arahan dari pemerintah pusat melalui Kementerian desa tentang prioritas penggunaan dana desa,” urainya.

Sementara itu, Ketua BPD Tua Nanga, Sapruddin mengaku bahwa program ketahanan pangan yang telah diprogramkan pemerintah desa telah sesuai dengan ketentuan aturan. Apalagi ditengah potensi gagal panen. Untuk itu pihaknya sangat mendukung program tersebut.

“potensi gagal panen akibat kekeringan, akan sangat merugikan petani. Jadi program ini adalah langkah tepat,” pungkasnya. (Iwenk/Adv. Radio Arki)  

Related posts

Penyediaan Drainase Di Pembangunan Infrastruktur Perumahan Di KSB Tetap Berlanjut  

ArkiFM Friendly Radio

Dorong OPD Tertib Arsip, Dinas ARPUS KSB Siapkan Bimtek di 2022

ArkiFM Friendly Radio

19 Jam Tenggelam, Korban Akhirnya Ditemukan

ArkiFM Friendly Radio