DPRD Soroti Kenaikan PAD KSB Yang Lambat

0

Sumbawa Barat. Radio Arki – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumbawa Barat dari tahun ketahun memang mengalami kenaikan. Meski demikian, kenaikan PAD KSB oleh Komisi II DPRD KSB disoroti karena kenaikannya yang sangat lambat, bahkan belum mampu mencapai hingga 10 % dari APBD KSB.

“Pendapatan asli daerah Sumbawa Barat memang ada peningkatan, namun masih berada dibawah 10 %, yakni masih berada di kisaran 6 %. Kenaikan PAD kita ini harus diakui sangat lambat sekali, bahkan Pemda KSB sangat tergantung dengan dana transfer pusat,” Ujar Abidin Nasar, SP kepada wartawan www.arkifm.com, pagi tadi (5/12).

Dalam rapat Badan Anggaran (Banggar), lanjut Abidin Nasar, DPRD telah meminta agar Pemerintah Daerah Sumbawa Barat membuat target pencapaian minimal 10 % di tahun 2020. Untuk itu, DPRD mendorong agar program program daerah terarah pada visi dan masuk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Kalau masih di bawah 10% terus kan repot kita ini. Memang PAD kita masih di atas 1 Triliun, belanja langsung kita memang masih lebih besar dari 50 %, dibandingkan belanja tidak langsung. Tapi PAD kita naiknya ini sangat merangkak, dari 5 % lebih dan sekarang baru 6 %. Harapan kita harus ada target, apalagi kita sekarang sudah punya SKPD tersendiri,” Imbuh Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dapil III tersebut.

Untuk itu, selain membenahi segala sector, kedepannya Abidin berharap agar setiap program unggulan daerah, tidak hanya berorientasi pada membagi dan memberi. Namun juga harus lebih mengedepankan pemberdayaan dan pendampingan, sehingga manfaat dari adanya program tersebut bisa dimaksimalkan. (Enk. Radio Arki)

Leave A Reply