PLN UPK Tambora Beri Bantuan Petani Rumput Laut Kertasari

0

“Mendorong meningkatnya kesejahteraan masyarakat dalam segala sektor, seperti pertanian rumput laut memang tidak lepas dari perhatian segala pihak. Baik itu pemerintah dari tingkat pusat hingga desa melalui program andalannya, perusahaan melalui CSR beserta program pemberdayaannya, hingga partisipasi masyarakatpun menjadi modal kuat. Dengan demikian, tingkat kesejahteraan masyarakat akan terus meningkat kedepannya.”

Sumbawa Barat. Radio Arki – Sebagai bagian dari mendorong adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumbawa Barat, khususnya masyarakat yang ada di Desa Kertasari. PT PLN UPK Tambora terus berupaya memberikan bantuan, salah satunya memberikan bantuan pemberdayaan petani rumput laut yang ada di desa kertasari melalui bantuan Program Bina Lingkungan (PBL).

Dihadapan 32 kelompok petani rumput laut Desa Kertasari penerima manfaat bantuan PT PLN UPK Tambora, Kepala Desa Kertasari Burhanuddin, SH memberikan apresiasi sebesar besarnya kepada management PT PLN UPK Tambora atas perhatiannya kepada masyarakat setempat.

“Kita patut bersyukur dengan keberadaan PT PLN UPK Tambora di Desa Kertasari, karena hampir setiap tahun selalu berupaya membantu masyarakat Kertasari semenjak berdirinya perusahaan di desa ini. Sebelumnya, perusahaan juga telah memberikan bantuan untuk pembangunan baru di dua masjid yang ada di desa,” Kata Burhanuddin di Aula Kantor Desa Kertasari, Jumat (28/12).

Puluhan petani rumput laut Kertasari perwakilan 32 Kelompok. (Sumber : Enk)

Ia berharap, dengan adanya bantuan berupa tali ris sepanjang 960 Kilo dan pengikat es 460 Kilo dengan nilai 60 juta tersebut, masyarakat bisa memanfaatkannya secara maksimal, sehingga bisa membantu meningkatkan produksi pertanian rumput. Selain itu, kades Burhanuddin juga menegaskan agar masyarakat tidak menjual setiap bantuan yang didapatkan masyarakat.

“Saya berharap kepada ketua RT, Kadus serta masyarakat setempat untuk bersama sama memantau hasil pemberian bantuan ini agar tidak dijual. Mari menghargai dan mensyukuri setiap bantuan yang diberikan,” Ucap Kades Burhanuddin dihadapan puluhan warganya petani rumput laut.

Dalam acara penyerahan bantuan PT PLN UPK Tambora, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa Barat, melalui Kasi usaha dan budidaya menyampaikan bahwa, Pemerintah Daerah sangat bersyukur diberikannya bantuan ini kepada kelompok petani rumput laut. Karena sebelumnya, hampir 90% bantuan untuk petani rumput laut dibebankan ke DKP di Kabupaten, Pemerintah Provinsi hingga pemerintah pusat.

“Jadi dengan adanya PT PLN UPK Tambora, bisa memberikan manfaat besar kepada masyarakat sehingga setiap tahunnya bisa memberikan bantuan yang sesuai kebutuhan masyarakat. Tentunya dengan harapan, tingkat pemberdayaan kepada masyarakat bisa kita maksimalkan, sehingga masyarakat bisa lebih sejahtera,” Terangnya.

Sementara itu, Manager KSA PT PLN UPK Tambora, Bambang dalam sambutannya menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan kepada petani rumput laut di Desa Kertasari merupakan bagian dari program bina lingkungan PT PLN UPK Tambora yang kedua kalinya. Pertama dalam bentuk sarana, sedangkan kedua dalam bentuk peralatan.

“Harapan kami kedepan, bukan saja kewajiban perusahaan yang diamanatkan oleh pemerintah, tapi supaya masyarakat yang ada di Sumbawa barat, khususnya di Desa Kertasari bisa tumbuh kembang melalui bantuan dari PT PLN UPK Tambora. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan memberikan nilai tambah bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” Harap Bambang.

Pihaknya bahkan berkomitmen, kedepan PT PLN UPK Tambora akan terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan membangun sinergitas dengan dinas terkait untuk melaksanakan social mapping, sehingga setiap bantuan yang diberikan betul betul lebih fokus dan tepat sasaran.

“Kami akan bekerjasama dengan LSM, atau dengan lembaga pendidikan lainnya, sehingga apa yang diberikan oleh perusahaan itu fokus dan tidak tumpang tindih dengan bantuan dari pemerintah. Output lainnya juga, kedepan kita berharap di Desa Kertasari akan muncul home industry yang bisa menjadi brand di desa, maupun di daerah yang berjalan secara mandiri,” Tukasnya. (Adv/Enk. Radio Arki)

Leave A Reply