Rabies Menghantui, 50 Ekor Anjing Di KSB Dimusnahkan

0

Sumbawa Barat. Radio Arki – Setelah sebelumnya mengeluarkan himbauan untuk mengeliminir masuknya penyakit rabies. Kini, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) langsung mengeliminasi dengan turun lapangan. Sebanyak 49 ekor anjing liar di tiga Desa di Kecamatan Pototano berhasil di musnahkan.

“Ketiga Desa tersebut yakni, Desa Senayan, Desa Kokarlian dan Desa Poto Tano sampai pelabuhan penyebrangan,” ungkap Kepala Dinas pertanian perkebunan dan peternakan (Distanbunak) Sumbawa Barat, Suhadi, SP.,M.Si kepada media ini, kemarin (21/2).

Untuk memaksimalkan aksi pemusnahan anjing liar, Distanbunak menurunkan 30 orang yang tergabung dalam tim gabungan, terdiri dari unsur kepolisian, TNI, Pol PP, pihak Puskesmas Pototano, serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dari 30 orang tersebut kemudian dibagi menjadi masing masing 10 orang per desa.

“Tim tersebut melakukan sweeping, kemudian melakukan pemusnahan. Bangkai anjing yang telah mati, selanjutnya dikubur di masing masing tempat yang telah disiapkan pemerintah desa,” kata Suhadi.

Sebelumnya, Distanbunak menargetkan untuk penangkapan anjing liar sebanyak 300 ekor. Namun, yang dapat dibunuh hanya 28 ekor di Desa Kokarlian, di Desa Senayan 22 ekor, dan di Desa Pototano kosong. Sementara vaksin yang telah disiapkan sebanyak 100 dosis.

Soal kepastian apakah anjing yang telah dieliminasi terinfeksi ataupun tidak. Pihaknya akan memastikan Degan melakukan uji laboratorium terlebih dahulu di Bali.

“Kita akan ambil sampel otak anjing yang telah di eliminasi. Sampel tersebut akan di bawa ke Bali untuk kemudian di uji di laboratorium. Kita tunggu hasilnya, apakah anjing yang dieliminasi di KSB tersebut terindikasi atau tidak,” tutupnya. (Enk. Radio Arki)

Leave A Reply