BERITA NASIONAL

Aliansi Nelayan Indonesia: Penyelundupan Benih Lobster Surut

Jakarta. Radio Arki – Aliansi Anak nelayan Indonesia (ANAK), menilai masih ada pelaku penyelundupan benih lobster meski izin eskpor telah disahkan

Teranyar, sebanyak 31.065 ekor benih lobster alias benur coba diselundupkan. Namun penyelundupan benur ini berhasil digagalkan oleh AVSEC Bandara Juanda Surabaya.

Tidak hanya itu, akhir akhir pemberitaan ini penyidik juga menangkap Kusmianto Alias Lin Swie King dengan nilai 73.200.

“Terkait dengan pelepasliaran BBL (benih bening lobster) yang berusaha diselundupkan dan digagalkan oleh Petugas AVSEC Bandara Juanda, masih ada upaya penyelundupan,” kata Mulya Ramadhani Fitra

Menurut Fitra, pasca diterbitkannya Peraturan Menteri (Permen) KP Nomor 12 Tahun 2020 yang mengakomodir ekspor benur, kegiatan penyelundupan benur semakin berkurang.

“Hal ini antara lain karena nelayan kecil yg sudah ditetapkan sebagai penangkap benih lobster sudah bebas menangkap benih, di sisi lain eksportir juga sudah ditetapkan,” katanya.

Adapun saat ini, pihaknya fokus melakukan pendataan dan penetapan nelayan penangkap benur agar tidak ada lagi pihak yang sembunyi-sembunyi melakukan kegiatan ilegal.

“Kami bersama pihak terkait memastikan agar mulai kegiatan penangkapan, budidaya, hingga ekspor berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Sebelumnya, Avsec Bandara Juanda Surabaya berhasil menggagalkan 31.065 ekor benih lobster hasil selundupan. Benih lobster itu akhirnya dilepasliarkan di perairan Gili Ketapang, Probolinggo, Jawa Timur oleh Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Denpasar (BPSPL).

Pelepasliaran lobster di perairan Jawa Timur ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya, KKP telah melakukan pelepasliaran benih lobster hasil penyelundupan yang digagalkan oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi sebanyak 32.400 ekor di Perairan Bangsring, Banyuwangi, Jawa Timur. (Red. Radio Arki)

Related posts

Polda NTB Gelar Do’a Bersama Untuk Papua

ArkiFM Friendly Radio

Terlibat Narkoba, Warga Nusa Penida Kena Denda 200 kg Beras

ArkiFM Friendly Radio

Ratusan Mahasiswa Desak Kasus Pelanggaran HAM 22 Mei Usut Ke Mahkamah Internasional

ArkiFM Friendly Radio