ARKIFM NEWS

Camat Taliwang Apresiasi Warga Manfaatkan Potensi Lingkungan Untuk Ketahanan Pangan

Foto: Camat didampingi Ketua TP PKK Taliwang, saat meninjau keramba warga. (Ist)

Sumbawa Barat. Radio Arki – Sejumlah warga di Lingkungan KTC, Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang memanfaatkan saluran irigasi pertanian sebagai tepat budidaya ikan lele dan nila. Pemanfaatan saluran irigasi yang sebelumnya ditumbuhi tanaman liar sebagai peluang usaha baru, disoroti oleh Camat Taliwang, Akunurrahmadin, S.Pd.

Madin, sapaan akrab Camat Taliwang menilai, pemanfaatan irigasi pertanian untuk budidaya ikan yang notabene jarang dilirik oleh masyarakat tersebut sebagai sebuah aktifitas positif. Terlebih lagi, bisa dijadikan sebagai peluang usaha baru yang mendongkrak perekonomian masyarakat setempat.

“Saya apresiasi dan ini bagus dicontohi oleh masyarakat, terutama yang dekat dengan irigasi atau tempat lain yang dilalui air mengalir”, ujar Madin, sembari melihat langsung aktifitas warga yang memasang keramba di depan Panti Asuhan Baitussakinah.

Camat yang dikenal dekat dengan warganya itu juga mengungkapkan bahwa, dampak akibat pandemi Covid-19 membuat segala hal menjadi serba sulit. Oleh karenanya, ia meminta masyarakat agar tidak pasif dan tidak menyerah dengan keadaan yang serba terbatas ini.

Foto: Camat Taliwang pantau aktifitas warga memasang keramba di irigasi pertanian. (Ist)

“Kita harus terus bergerak dan mencari terobosan baru, meski pandemi masih melanda. Seperti warga di Lingkungan KTC ini, yang mencoba memanfaatkan irigasi sebagai peluang usaha baru. Dan Ini luar biasa, saya salut”, ujar mantan Sekretaris BKPSDM KSB tersebut.

Sektor sektor lainnnya, selain budidaya perikanan juga diharapkan menjadi sektor yang baik untuk dilirik. Sebut saja sektor pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif, hingga sektor UMKM. Dimana masih ada peluang untuk dikembangkan. Apalagi pemerintah daerah sangat terbuka untuk dikomunikasikan.

“Ini juga PR kita kedepan. Mendorong agar ekonomi masyarakat terus meningkat. Namun, PR ini perlu juga melibatkan banyak pihak. Termasuk keinginan kuat dari masyarakat itu sendiri, untuk mau berubah dan berbuat sesuai dengan potensi yang ada”, tukasnya. (Enk. Radio Arki)

Related posts

Penanganan Covid di RSUD Asy Syifa’ Diperkuat, UI Sumbang Ventilator

ArkiFM Friendly Radio

Polres Sumbawa Barat Membangun Kemitraan Dengan Awak Media

ArkiFM Friendly Radio

PB HMI 2018-2020 Dilantik, Alumni UNDOVA Mengukir Sejarah HMI NTB