ARKIFM NEWS

Soal Kelangkaan Gas 3Kg, Diskoperindag Beri Atensi

Foto: Kabid Perdagangan, Diskoperindag dan UMKM KSB, Darmi Ratna, SE.,MM

Sumbawa Barat. Radio Arki – Gas LPG 3 Kg mengalami kelangkaan di masyarakat sejak beberapa minggu terakhir. Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan dan UMKM (Diskoperindag & UMKM) Sumbawa Barat turut memberi atensi terkait hal tersebut.

Kepala Diskoperindag yang dikonfirmasi melalui Kabid Perdagangan, Darmi Ratna, SE.,MM mengatakan, penyebab kelangkaan Gas 3Kg disebabkan adanya peralihan penggunaan gas dari awalnya menggunakan gas 14 Kg berganti ke gas 3 Kg.

“Gas 14 kg mengalami kenaikan hingga dua kali berturut-turut, mengakibatkan masyarakat beralih ke Gas 3Kg. Jadi bukan rumah tangga saja yang menggunakan gas 3Kg, melainkan pelaku UMKM juga menggunakan gas 3Kg yang dalam sehari bisa sampai 10 LPG,” jelas Darmi, kepada arkifm.com, Jum’at (21/07) siang.

Atas kondisi tersebut, Diskoperindag kata Darmi, sudah turun ke Pertamina di Sumbawa Besar untuk berkoordinasi terkait quota jatah gas LPG untuk wilayah Sumbawa Barat.

“Kita sudah turun dan ternyata quota tetap dikirim dalam jumlah yang sama seperti biasanya,” kata Darmi.

Sementara untuk meminimalisir penggunaan gas LPG 3Kg kepada yang tidak berhak menggunakan, Diskoperindag rencananya akan meluncurkan inovasi dalam bentuk aplikasi.

“Kalau sudah ada aplikasi, masyarakat yang dikategorikan ekonomi menengah kebawah bisa mendapatkan haknya. Dimana secara teknis, masyarakat tinggal menggunakan barcode saja saat membeli gas LPG,” terang Darmi.

Sembari meluncurkan aplikasi untuk memudahkan proteksi penggunaan gas LPG 3Kg tepat sasaran, Diskoperindag juga akan segera bersurat ke Pertamina Pusat agar menambah quota gas LPG berukuran 3Kg untuk Sumbawa Barat. (Al. Radio Arki)

Related posts

Korem 162 WB Lakukan Pengamanan Pengukuran Lokasi Sirkuit MotoGP

ArkiFM Friendly Radio

KSB Ditargetkan Jadi Kawasan Bebas Riba

ArkiFM Friendly Radio

Sadar Akan Kalah di Pilgub, Ahok Sengaja Ngambek untuk Jatuhkan KPU DKI