ARKIFM NEWS

Dari 2.370, Hanya 43 Orang Memenuhi Passing Grade SKD Di KSB

Sumbawa Barat. Radio Arki – Sebanyak 2.370 orang mengadu nasib mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terpaksa harus gigit jari. Pasalnya dari 2.370 orang yang mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), hanya 43 orang saja yang memenuhi nilai ambang batas atau passing grade.

Ketua Panitia Seleksi CPNSD KSB, H. Abdul Azis, SH., M.H dalam laporannya menyampaikan, peserta yang mendaftar di situs SSCN untuk KSB sebanyak 2.642 orang. Peserta yang memenuhi syarat administrasi sebanyak 2.435 orang. Yang mengikuti SKD sebanyak 2.370 orang dan yang tidak mengikuti SKD 65 orang.

Lanjut Abdul Aziz, dari 2.370 orang yang mengikuti SKD, hanya 43 orang saja yang lulus passing grade dengan rincian, guru kelas ahli pertama 1 orang, guru matematika ahli pertama 1 orang, guru TK ahli pertama 5 orang, apoteker ahli pertama 3 orang, bidan ahli pertama 3 orang, bidan terampil 16 orang, dokter ahli pertama 1 orang, nutrisionis terampil 1 orang, Perawat ahli pertama 2 orang, perawat terampil 5 orang, perekam medis terampil 1 orang, tenaga teknis pembina jasa konstruksi ahli pertama 1 orang, pengelola sistem administrasi kependudukan 1 orang, dan perencana ahli pertama 2 orang.

“Mohon petunjuk dan arahan terkait situasi dan kondisi dari hasil seleksi CPNS ini, karena kedepan mereka yang telah lulus SKD akan menghadapi Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)”, Ucap Abdul Aziz.

Usai laporan Ketua Pansel CPNSD KSB, Tim Pelaksana CAT BKN Regional X Denpasar, Bali, Ryan Hendra Kurniawan menyerahkan secara simbolis hasil seleksi CPNS KSB kepada Bupati Sumbawa Barat. Selanjutnya hasil seleksi tersebut diserahkan oleh Bupati kepada Ketua Pansel KSB untuk diolah lebih lanjut. Turut menyaksikan penyerahan hasil seleksi CPNS KSB Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Mustofa, M.H, Ketua Komisi I DPRD KSB, Drs. H. M. Tamzil., M.M. Hadir juga Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda KSB, Drs. Mukhlis, M.Si, Asisten Administrasi Umum dan Aparatur, Drs. Irhas R. Rayes, M.Si dan Kepala BKD KSB, H. Abdul Malik, M.Si.

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M dalam sambutannya mengatakan, apapun hasil seleksi harus disyukuri, hanya 43 orang yang lulus SKD, sementara formasi yang disediakan 238. Banyaknya peserta yang tidak lulus dibandingkan jumlah formasi yang tersedia memang terlihat tidak normal. Hasil seleksi memang menimbulkan pertanyaan apakah soalnya terlalu sulit? atau sumber daya manusia yang rendah?. Tetapi tentu Pemerintah Pusat akan melakukan evaluasi dari hasil seleksi.

“Saya kira hasil 18,07 persen ini hasil yang baik, kita apresiasi dan syukuri. Insya Allah secepatnya mungkin ada kebijakan dari Pemerintah. Kita tidak boleh berspekulasi, kita tunggu saja”, Ucap Bupati.

Menurut Bupati, Masyarakat sangat sensitif, sedikit saja informasi diberikan memberikan harapan, menunjukkan empati atau kepedulian maka dianggap lain. Karenanya informasi kepada masyarakat harus diberikan sesuai aturan, fakta dan data yang ada serta harus dijaga dengan baik agar tidak menimbulkan persepsi yang berbeda.

“Kami akan surati Pemerintah Pusat sebagai masukan untuk perbaikan dimasa mendatang”, Tukas Bupati. (Enk. Radio Arki)

Related posts

Ada Banyak KTP Dukungan Ali-Sakti Tak Sesuai Asli

ArkiFM Friendly Radio

Bacabup Bima Ini Ajak Masyarakat Wujudkan NTB Gemilang

ArkiFM Friendly Radio

Muhammad Amin : Hampir Semua Balon Di Pilkada NTB Sudah ‘Merapat’

Leave a Comment