ARKIFM NEWS

HMI SUMBAWA BARAT DISTRIBUSIKAN BANTUAN KORBAN BANJIR DI BIMA

 

Sumbawa Barat.Radio Arki- Setelah melakukan penggalangan dana bersama Forum Komunikasi Osisi Sumbawa Barat (Forkosis), Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Sumbawa Barat, Ahad (25/12) pagi tadi langsung bertolak ke Bima untuk mendistribusikan langsung bantuan kepada korban banjir, di Kota Bima, NTB.

Ketua Bidang PPD HMI KSB, Saharuddin, kepada www.arkifm.com menerangkan, bantuan itu rencananya akan diberikan melalui posko HMI di Bima, berupa kebutuhan harian dan obat obatan.

15697398_1203275659757388_4971275986324920511_n“semoga ini bisa cukup membantu (korban banjir. Memang apa yang kami bawa tidak begitu banyak. Tetapi setidaknya ini adalah bentuk perhatian kami terhadap sesama (manusia)“ujarnya, saat akan bertolak ke Bima, Ahad 25/12 siang tadi, di Taliwang.

Selain memberikan bantuan, HMI Sumbawa Barat berencana akan membantu tim rescue yang ada di lokasi banjir dalam melakukan pemulihan pasca banjir. Untuk bersama dengan bantuan tersebut, HMI Sumbawa Barat juga memberangkatkan kadernya untuk menjadi relawan dalam pemulihan bencana banjir tersebut.

Bencana banjir di Bima, kata sahar, memang cukup membuat warga NTB bersedih, apalagi ditengah berbagai musibah yang datang silih berganti di berbagai belahan Indonesia dan dunia. Dengan berbagai kondisi itu, ia berharap, akan senantiasa memperkuat tali persaudaraan dan mempertajam rasa kemanusiaan.

15665965_1178881555552779_2487324898231702756_n“kondisi iklim sekarang memang harus membuat kita lebih waspada. Karena tidak ada jaminan daerah dimanapun itu tidak terkena bencana,” ujarnya

Bima dalam catatan sejarah lima puluh tahun terakhir tidak pernah dilanda banjir, lanjutnya, tetapi bencana ini
adalah bencana banjir terparah yang pernah ada. untuku itu, pemerintah setidaknya harus membuat formulasi khusus agar daerah manapun  itu harus senantiasa siaga bencana, agar kerugian terhadap berbagai bencana bisa diminimalisir.

Sebelumnya, HMI Sumbawa Barat bersama Forkosis KSB telah melakukan penggalangan dana di sejumlah titik. Dan dalam penggalangan dana tersebut terkumpul sejauh ini, berupa pakaian layak pakai, makanan dan uang sebanyak RP 17.014.000.

“penggalangan dana masih tetap berlanjut. Sementa itu, hasil koordinasi kami dengan HMI cabang Bima,  disana membuka dapur Umum untuk masyarakat setempat. Untuk itu kami akan serahkan kesana (Sekretariat HMI Cabang Bima)” demikian, Saharuddin. (AB/US-ArkiRadio)

Related posts

Target Pasar Madu Hutan Mataiyang Diharapkan Tembus Pasar Internasional

ArkiFM Friendly Radio

Wapres Jusuf Kalla Kunjungi NTB, Ini Penekanan Pangdam IX Udayana

ArkiFM Friendly Radio

Program RTK Kembali Diperpanjang, Lantas Apa Alasan PT AMNT?

ArkiFM Friendly Radio

Leave a Comment